Kopi Bisa Menurunkan Risiko Kanker Usus Besar

kopi berkafeinPasien kanker usus besar yang secara teratur minum kopi berkafein menurut penelitian terbaru, bisa menurunkan risiko kambuhnya tumor atau kanker dan risiko kematian akibat penyakit ini.

Namun para peneliti menambahkan bahwa temuan ini terlalu dini untuk dibuktikan kebenarannya bahwa minum kopi dapat mengurangi risiko kembalinya kanker usus.

Studi ini menemukan bahwa pasien kanker stadium lanjut (stadium III dan IV ) yang minum lebih dari empat cangkir kopi setiap hari memiliki kemungkinan 52 persen lebih rendah untuk mengalami kekambuhan penyakit atau kematian akibat kanker usus. Untuk stadium yang lebih rendah para pasien yang secara teratur minum kurang dari 3 cangkir kopi per hari, juga tampaknya menuai beberapa manfaat yang sama.

“Sudah banyak bukti yang melimpah bahwa diet dan gaya hidup memiliki banyak dampak positif dalam mengurangi risiko mengembangkan penyakit kanker usus besar,” jelas penulis studi Dr Charles Fuchs, direktur Pusat Kanker Gastrointestinal di Dana-Farber Cancer Institute Boston. “Sekarang kami telah menemukan bahwa kopi berkafein tampaknya dapat meningkatkan hasil pengobatan bagi pasien kanker usus besar,” lanjutnya.

Bagaimanapun penting untuk dicatat, bahwa penelitian ini hanya didesain untuk menemukan hubungan antara konsumsi kopi dan risiko lebih rendah akan kambuhnya kanker usus besar atau kematian dari kanker usus besar. Namun penelitian ini tidak dirancang untuk pembuktian hubungan sebab-akibat.

Temuan studi yang dirilis secara online pada tanggal 17 Agustus dalam Journal of Clinical Oncology.

Untuk mengeksplorasi dampak kopi pada kanker usus besar, tim peneliti berfokus pada sekitar 950 orang pasien kanker kolon stadium III. Mereka semua menyelesaikan kuesioner gizi saat menjalani perawatan kemoterapi pascaoperasi di beberapa titik antara tahun 1999 dan 2001.

Informasi diet dikumpulkan lagi enam bulan setelah selesai kemoterapi.

Para relawan penelitian ditanya tentang lebih dari 130 item yang berbeda makanan dan minuman. Item-item termasuk kopi berkafein, kopi tanpa kafein dan teh herbal. Pada gilirannya, kambuhnya kanker dan tingkat kematian pasien dipantau selama lebih dari tujuh tahun.

Studi ini menemukan bahwa penyakit kanker kembali pada 329 orang, sebagian besar dalam waktu lima tahun semenjak pengobatan awal. Dari jumlah tersebut, 288 meninggal karena penyakit mereka. Dan 36 orang yang tidak memiliki diagnosis akan kekambuhan kanker juga meninggal selama studi tindak lanjut.

Para peneliti menemukan bahwa minum dua cangkir kopi berkafein setiap hari dikaitkan dengan penurunan risiko kambuhnya kanker dan kematian kanker usus besar. Perlindungan yang lebih besar bagi mereka mengkonsumsi tiga atau empat cangkir kopi setiap hari.

Sumber: health.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *