Makanan dan Minuman yang dapat Menghilangkan Bau Mulut

Yogurt dapat membantu menghilangkan bau mulut
Yogurt dapat membantu menghilangkan bau mulut

Banyak cara yang dilakukan orang untuk meningkatkan kepercayaan dirinya. Kepercayaan diri yang tinggi sangat diperlukan dalam kehidupan kita sehari hari khususnya bagi para pekerja, seperti hal nya pekerja kantor yang memiliki target harus memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi untuk mencapai target tersebut. Nah bagaimana dengan hal nya apa bila rasa kepercayaan diri tersebut hilang, maka semua yang telah direncanakan dalam pekerjaan pun pasti akan kacau. Salah satu penyebab dari kurang nya rasa kepercayaan diri adalah bau mulut. Memang sepertinya hal ini sepeleh namun cukup mematikan karakter kita. Apabila pada saat kita bertemu dengan klien namun terjadi masalah bau mulut mungkin akan mengganggu rasa percaya diri anda. Nah pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai beberapa makanan yang dapat mengurangi bau mulut. Sehingga dapat memberikan rasa percaya diri pada anda.

Berikut beberapa makanan dan minuman yang dapat menghilangkan bau mulut yang tidak segar.
• Yogurt
Makanan atau minuman yang pertama yang dapat menghilangkan bau mulut adalah yogurt. Yogurt memang diketahui sangat baik untuk kesehatan, karena yogurt memiliki kandungan bakteri baik prebiotik. Bakteri ini sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan. Dengan sistem pencernaan yang baik dan sehat akan membuat kamu terhindar dari masalah bau mulut.
• Daun mint
Nah solusi selanjutnya untuk mengatasi bau mulut yang tidak sedap adalah daun mint. Daun mint sering dijadikan sebagai salah satu bahan dari pasta gigi. Hal ini dikarenakan daun mint dapat menjadi aroma wewangianyang mengatasi beberapa penyebab bau mulut, seperti bawang merah, durian. Mengonsumsi minuman atau permen yang beraroma mint dapat mengurangi bau mulut karena makanan yang beraroma menyengat.
• Teh hijau
Minuman selanjutnya yang dapat mengatasi bau mulut adalah teh hijau. Teh hijau memiliki kandungan cathecin yang dapat mengurangi bau mulut yang tidak sedap. Selain itu mengonsumsi teh hijau tanpa ditambah dengan gula sangat baik untuk mengikis plak plak pada gigi. Teh hijau juga memmiliki khasiat dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
• Air lemon
Minuman berikutnya yang dapat mengatasi bau mulut yang tidak sedap adalah perasan air lemon. Saat mengonsumsi makanan yang terlalu berasa dan beraroma menyengat serta menyebabkan bau mulut perasan air lemon lah solusinya. Untuk menghindari bau mulut minum air perasan lemon setelah mengkonsumsi makanan tersebut. Perasan Air lemon dapat berfungsi untuk menetralkan bau mulut.
• Makanan berserat
Makanan terakhir yang dapat mengatasi bau mulut adalah makanan yang mengandung serat. Mengonsumsi makanan yang berserat tinggi sangat berguna untuk menghilangkan masalah bau mulut yang tidak sedap.

Itulah beberapa makanan dan minuman yang dapat kita gunakan sebagai penghilang bau mulut yang tidak sedap. Dengan hilangnya bau mulut yang tidak sedap akan menambahkan kepercayaan diri kita. Semoga bermanfaat.

Beberapa Jenis Kacang yang memiliki Kandungan Nutrisi yang Sehat

kacang Mete Sehat untuk Tubuh
kacang Mete Sehat untuk Tubuh

Siapa tahu kacang yang biasa kita konsumsi sebagai cemilan atau pun yang biasanya hanya digunakan sebagai bahan pelengkap untuk makanan lainnya memiliki khasiat yang sehat dan bermanfaat bagi tubuh kita. Selain itu menjadikan kacang-kacangan sebagai salah satu menu program diet anda adalah langkah yang tepat, karena kacang memiliki khasiat yang baik untuk kesaehatan organ jantung serta dapat mengurangi risiko terkenanya penyakit jantung. Kacang memiliki kandungan yang kaya akan lemak tak jenuh, yang berfungsi dalam membersihkan arteri dan meningkatkan fungsi usus besar yang sehat. Selain itu, kacang juga memmiliki kandungan serat yang tinggi, hal ini dapat membantu anda merasa kenyang lebih lama jika dibandingkan dengan mengkonsumsi makanan lainnya.

Berikut adalah beberapa jenis kacang yang memiliki kandungan nutrisi yang sehat bagi tubuh kita

1. Kacang Almond
Jenis kacang pertama yang menyehatkan tubuh kita adalah kacang almond. Kacang almond memiliki kandungan kaya akan magnesium, kalium, dan vitamin E. Selain itu, kacang almond hanya mengandung sedikit sekali lemak jenuh yang tidak sehat untuk itu kacang almond dapat dijadikan tambahan sebagai menu program diet anda. Selain itu kacang almond memiliki khasiat dalam meningkatkan fungsi usus besar menjadi lebih sehat. Seperempat cangkir kacang almond yagn ditumbuk halus memiliki kandungan sekitar 150 kalori dan 25 persen kebutuhan magnesium harian anda.

2. Kacang Walnut
Jenis kacang yang dapat menyehatkan tubuh yang kedua adalah kacang walnut. Kacang walnut adalah sejenis kacang kenari, merupakan salah satu kacang terbaik sebagai makanan pelengkap yang dapat dijadikan menu diet anda karena kacang walnut memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi. Asam lemak omega-3 diketahui dapat meningkatkan kesehatan jantung serta memiliki sifat anti-inflamasi yang mengurangi efek asma dan mncegah terjadinya peradangan pada persendian kita. Satu porsi atau 8 ons kacang walnut cincang memiliki kandungan kalori sekitar 180.

3. Kacang Mete
Jenis kacang selanjutnya yang memiliki khasiat kesehatan bagi tubuh kita adalah kacang mete. Kacang mete adalah salah satu jenis kacang yang kandungan lemaknya paling sedikit, dan dapat dijadikan pilhan bagi menu diet anda. Kacang mete memiliki kadar kandungan tembaga dan seng yang tinggi, kadar tersebut merupakan nutrisi yang penting bagi tubuh anda. Satu ons kacang mete kering atau panggang, memiliki kandugan kalori sebesar 160 kalori.

4. Kacang Pecan
Jenis kacang kacangan yang terakhir yang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi adalah kacang pecan. Kacang pecan merupakan jenis kacang yang memiliki kandungan kaya akan nutrisi yang mengandung lebih dari 19 vitamin dan mineral. Nutrisi dalam kacang pecan terdiri dari kandungan seng, magnesium, vitamin E dan A, tembaga, kalium dan vitamin B. Selain itu, kacang ini memiliki kandungan 87% asam lemak tak jenuh yang sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung. Hanya dengan mengonsumsi 3/4 cangkir kacang pecan dalam setiap hari, dapat membantu dalam menurunkan dan mengontrol kolesterol jahat dalam tubuh kita.

Nah itu lah beberapa jenis kacang kacangan yang ternyata memiliki kandungan nutrisi yang dapat menyehatkan tubuh kita. Semoga bermanfaat.

sumber : www.foods-healing-power.com

Makanan Pedas dapat Menyehatkan Tubuh

Makanan Pedas
Makanan Pedas

Ada yang berpendapat kalau mengkonsumsi makanan tanpa rasa pedas tidak lengkap, adapula bagi yang tidak menyukai rasa pedas hanya menambahkan sedikit rasa pedas sebagai syarat pada makanannya. Makanan pedas memang dapat menjadikan rasa masakan menjadi nikmat dan sangat mengunggah selera. Namun tidak sedikit pula yang tidak menyukai mengkonsumsi makanan pedas.
Namun dibalik rasanya yang nikmat berlebihan mengoknsumsi makanan pedas akan menimbulkan efek gangguan pencernaan pada tubuh kita. Apa bila kita mengkonsumsi sewajarnya saja maka mengkonusmsi makanan pedas dapat memberikan manfaat yang menyehatkan bagi tubuh. Olahan rempah-rempah dan cabai pada makanan pedas memiliki kandungan berbagai nutrisi dan yang baik untuk kesehatan. Hal ini membuktikan makanan pedas dapat menyehatkan tubuh.

Berikut manfaat yang didapat tubuh kita dari mengkonsumsi makanan pedas

1. Menurunkan berat badan
Manfaat pertama yang dapat kita rasakan adalah dapat menurunkan berat badan. Cabai memiliki kandungan senyawa yang disebut capsaicin yang dimana senyawa ini dapat membantu meningkatkan sistem metabolisme tubuh. Semakin baiknya kinerja sistem Metabolisme tubuh makan dapat meningkatkan pembakaran kalori yang sangat membantu dalam upaya penurunan berat badan.

2. meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Manfaat makanan pedas bagi kesehatan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, makanan pedas yang terbuat cabai dan merica memiliki kandungan vitamin A dan C yang cukup baik untuk meningkatkan sistem imun atau sistem kekebalan tubuh dalam hal nya dapat mengatasi dan mencegah terjadinya penyakit pilek, batuk dan penyakit lainnya.

3. Baik untuk kesehatan jantung
Mengkonsumsi makanan pedas dapat membantu meningkatkan pembakaran tubuh sehingga dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Hal ini dapat mencegah terjadinya resiko penyakit jantung dan stroke.

4. Mengatasi diabetes
Manfaat alami lainnya makanan pedas dapat untuk mengatasi penyakit diabetes. Hasil Studi yang dilakukan pada makanan pedas menunjukan bahwa mengkonsumsi makanan pedas dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh yang cukup signifikan.

5. Menyehatkan pencernaan
Nah manfaat ini yang membingungkan kita semua, mana mungkin mengkonsumsi makanan pedas baik untuk pencernaan. Hal ini bisa saja terjadi selama dalam mengkonsumsi makanan pedas dengan sewajarnya, karena telah terbukti makanan pedas aman untuk kesehatan pencernaan. Justru rempah-rempah serta campuran cabai pada makanan pedas dapat membantu sistem pencernaan lebih baik dari pada mengkonsumi makanan berlemak.

Nah itulah penjelasan dari artikel mengenai Makanan Pedas dapat Menyehatkan Tubuh, semoga bermanfaat.

Apa Bedanya Bahan Makanan Organik dengan Non Organik ?

Banyak yang masih bingung dengan perbedaan produk yang dihasilkan dengan organik ataupun yang ditanam secara konvensional selain dengan perbedaan harga yang cukup lumayan. Sekarang ini sudah banyak bisa kita dapatkan produk-produk organik yang dijual dipasaran baik itu pasar modern hingga ke pasar tradisional sekalipun, sebagai satu contoh yang mana anda memiliki 2 buah tomat yang mana 1 buah tomat ini ditanam secara konvensional dan 1 buah tomat yang lainnya dihasilkan dari proses penanaman secara organik. Kedua jenis apel ini sama sama tampak mengkilat dan merah. Keduanya juga kaya akan vitamin dan serat, dan keduanya bebas dari lemak, sodium dan kolesterol. Keduanya ini tentunya cukup membingungkan anda untuk memilih ? Sebelum anda memutuskan apa yang harus anda pilih sebaiknya kita melihat fakta perbedaan tanaman organik dengan tanaman non organik atau  konvensional.

bahan organik vs non organik

Pola tanam pertanian organik versus metode pertanian konvensional
Sebuah kata yang biasa kita dengar yakni Organik mengacu kepada cara para petani dalam menanam dan menghasilkan produk pertanian seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, produk susu dan daging. Praktek pertanian organik dirancang untuk mendorong konservasi tanah dan air dan mengurangi polusi.
Sehingga petani yang menanam atau yang menghasilkan produk organik tidak memakai dan menggunakan metode konvensional (pestisida kimia/obat kimia hingga pupuk kimia) untuk menyuburkan dan mengontrol hama serta gulma. Contoh praktek pertanian organik termasuk menggunakan pupuk alami untuk memberi makan tanah dan tanaman, dan menggunakan rotasi tanaman atau mulsa untuk mengelola gulma.
Cara mengetahui sebuah produk itu hasil organik atau tidak yakni : Periksa Label Pada Kemasan
Sebuah Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) telah membentuk sebuah program sertifikasi organik yang mengharuskan semua makanan yang dihasilkan organik untuk memenuhi standar pemerintah yang ketat. Standar ini mengatur bagaimana makanan seperti tumbuh, ditangani dan diproses.
Setiap produk berlabel organik harus bersertifikat USDA. Namun bagi produsen yang menjual kurang dari $ 5,000 per tahun dalam makanan organik dibebaskan dari sertifikasi ini; Akan tetapi mereka masih dibutuhkan untuk mengikuti standar USDA untuk makanan organik.
Jika bahan makanan dan minuman yang dipasarkan telah memiliki label USDA Organic, itu berarti itu diproduksi dan diproses sesuai dengan standar USDA. Sedangkan di Indonesia sendiri sudah banyak juga sayur-sayuran atau buah buahan yang sudah memiliki label organik.
Istilah yang biasa dipakai dan tertera pada label :
Produk yang benar-benar organik – seperti buah-buahan, sayuran, telur atau makanan tunggal bahan lainnya – yang berlabel 100 persen organik dan dapat membawa segel USDA.
Makanan yang memiliki lebih dari satu bahan, seperti sereal sarapan, bisa menggunakan segel organik USDA ditambah kata-kata berikut, tergantung pada jumlah bahan organik:
100 Persen Organik. Agar bisa memakai label dan kalimat ini, produk yang dihasilkan harus baik dan keseluruhannya benar-benar organik atau yang terbuat dari semua bahan-bahan organik.
Produk Organik. Produk ini setidaknya harus minimal 95 persen organik agar dapat menggunakan istilah ini.
Sedangkan bagi produk yang mengandung setidaknya 70 persen bahan organik dapat mengatakan “terbuat dari bahan-bahan organik” pada label, tapi mungkin tidak menggunakan segel. Makanan yang mengandung kurang dari 70 persen bahan organik tidak dapat menggunakan segel atau kata “organik” pada label produk mereka. Mereka dapat mencakup item organik dalam daftar bahan mereka.
Memilih Makanan organik: Apakah mungkin lebih bergizi?
Kemungkinannya tidak, namun jawaban dari pertanyaan ini masih belum sepenuhnya jelas. Bahkan sebuah studi baru-baru ini olah para peneliti yang menyimpulkan bahwa bahan makanan organik dan konvensional yang dihasilkan tidak berbeda secara signifikan dalam kandungan gizi mereka.
Faktor dan pertimbangan apa yang bisa membuat kita memutuskan memilih makanan organik ?
Ada banyak faktor yang sangat mempengaruhi keputusan untuk memilih makanan organik. Sebagian orang memilih makanan organik karena mereka lebih suka rasa, namun sebagian orang yang lainnya memilih untuk organik karena kekhawatiran seperti:

  • Pemakaian Pestisida. Petani konvensional menggunakan pestisida sintetis/kimia untuk melindungi tanaman mereka dari hama, serangga dan penyakit. Ketika petani menyemprot pestisida, ini dapat meninggalkan residu pada hasil pertaniannya. Sedangkan bagi petani organik menggunakan perangkap serangga, pemilihan jenis tanaman yang unggul (varietas tahan penyakit), serangga predator atau mikroorganisme yang menguntungkan bukan untuk mengendalikan hama tanaman yang merusak. Beberapa orang membeli makanan organik untuk menghindari dan menjaga kesehatan mereka terhadap bahaya residu ini. Produk organik biasanya membawa residu pestisida secara signifikan lebih sedikit daripada produk konvensional. Namun, residu pada kebanyakan produk – baik organik dan nonorganik – tidak melebihi ambang batas aman pemerintah.
  • Tambahan zat Aditif makanan. Banyaknya penggunaan bahan tambahan makanan, alat bantu pengolahan (zat yang digunakan selama pemrosesan, tapi tidak ditambahkan langsung ke makanan) dan agen memperkuat umum digunakan dalam makanan nonorganik, termasuk pengawet, pemanis buatan, pewarna dan perasa, dan monosodium glutamat.
  • Dampak Lingkungan. Beberapa orang membeli makanan organik untuk alasan lingkungan. Praktek pertanian organik dirancang untuk menguntungkan lingkungan dengan mengurangi polusi dan konservasi air dan kualitas tanah. Ketika pertanian konvensional yang banyak menggunakan pupuk kimia atau bahan sintetis lainnya secara tidak langsung ikut mencemari lingungan disekitarnya.

Apakah ada kerugian untuk membeli bahan makanan organik?
Salah satu yang menjadi perhatian bersama dengan makanan organik adalah biaya. Makanan organik biasanya biaya lebih besar dan tinggi dari produk pertanian konvensional. Harga yang lebih tinggi adalah karena, sebagian, untuk praktek pertanian yang lebih mahal.
Karena buah-buahan dan sayuran organik tidak diperlakukan dengan lilin atau pengawet, oleh karnanya produk organik ini bisa rusak dalam waktu yang lebih cepat bahkan dalam beberapa jenis produk organik mungkin akan terlihat kurang sempurna ,berbagai warna atau ukuran yang lebih kecil. Namun, makanan organik harus memenuhi standar kualitas dan keamanan yang sama dengan makanan konvensional.

Tips dalam memilih bahan makanan yang baik
Jika anda memutuskan untuk memilih benar-benar organik atau memilih untuk mencampur makanan konvensional dan organik, pastikan untuk melakukan atau menjalankan tips berikut ini:

  1. Pilih berbagai jenis bahan makanan dari berbagai sumber. Ini akan memberi Anda campuran nutrisi yang lebih baik dan mengurangi kemungkinan Anda terkena pestisida tunggal.
  2. Pastikan dalam membeli buah-buahan dan sayuran selalu segar atau fresh.Untuk mendapatkan produk segar anda bisa langsung membeli makanan dari pasar tradisional atau langsung kepada petani local didaerah dekat rumah anda.
  3. Perhatikan selalu untuk membaca label makanan dengan hati-hati. Hanya karena sebuah produk mengatakan itu organik atau mengandung bahan organik tidak berarti ini adalah alternatif yang lebih sehat. Beberapa produk organik mungkin masih tinggi gula, garam, lemak atau kalori.
  4. Selalu mencuci dan menggosok buah-buahan dan sayuran segar secara menyeluruh di bawah air mengalir. Cuci membantu menghilangkan kotoran, bakteri dan jejak bahan kimia dari permukaan buah dan sayuran. Tidak semua residu pestisida dapat dihilangkan dengan mencuci, meskipun. Anda juga dapat mengupas buah dan sayuran, tetapi mengupas dapat berarti kehilangan beberapa serat dan nutrisi.

Source : www.mayoclinic.org

Kopi Bisa Menurunkan Risiko Kanker Usus Besar

kopi berkafeinPasien kanker usus besar yang secara teratur minum kopi berkafein menurut penelitian terbaru, bisa menurunkan risiko kambuhnya tumor atau kanker dan risiko kematian akibat penyakit ini.

Namun para peneliti menambahkan bahwa temuan ini terlalu dini untuk dibuktikan kebenarannya bahwa minum kopi dapat mengurangi risiko kembalinya kanker usus.

Studi ini menemukan bahwa pasien kanker stadium lanjut (stadium III dan IV ) yang minum lebih dari empat cangkir kopi setiap hari memiliki kemungkinan 52 persen lebih rendah untuk mengalami kekambuhan penyakit atau kematian akibat kanker usus. Untuk stadium yang lebih rendah para pasien yang secara teratur minum kurang dari 3 cangkir kopi per hari, juga tampaknya menuai beberapa manfaat yang sama.

“Sudah banyak bukti yang melimpah bahwa diet dan gaya hidup memiliki banyak dampak positif dalam mengurangi risiko mengembangkan penyakit kanker usus besar,” jelas penulis studi Dr Charles Fuchs, direktur Pusat Kanker Gastrointestinal di Dana-Farber Cancer Institute Boston. “Sekarang kami telah menemukan bahwa kopi berkafein tampaknya dapat meningkatkan hasil pengobatan bagi pasien kanker usus besar,” lanjutnya.

Bagaimanapun penting untuk dicatat, bahwa penelitian ini hanya didesain untuk menemukan hubungan antara konsumsi kopi dan risiko lebih rendah akan kambuhnya kanker usus besar atau kematian dari kanker usus besar. Namun penelitian ini tidak dirancang untuk pembuktian hubungan sebab-akibat.

Temuan studi yang dirilis secara online pada tanggal 17 Agustus dalam Journal of Clinical Oncology.

Untuk mengeksplorasi dampak kopi pada kanker usus besar, tim peneliti berfokus pada sekitar 950 orang pasien kanker kolon stadium III. Mereka semua menyelesaikan kuesioner gizi saat menjalani perawatan kemoterapi pascaoperasi di beberapa titik antara tahun 1999 dan 2001.

Informasi diet dikumpulkan lagi enam bulan setelah selesai kemoterapi.

Para relawan penelitian ditanya tentang lebih dari 130 item yang berbeda makanan dan minuman. Item-item termasuk kopi berkafein, kopi tanpa kafein dan teh herbal. Pada gilirannya, kambuhnya kanker dan tingkat kematian pasien dipantau selama lebih dari tujuh tahun.

Studi ini menemukan bahwa penyakit kanker kembali pada 329 orang, sebagian besar dalam waktu lima tahun semenjak pengobatan awal. Dari jumlah tersebut, 288 meninggal karena penyakit mereka. Dan 36 orang yang tidak memiliki diagnosis akan kekambuhan kanker juga meninggal selama studi tindak lanjut.

Para peneliti menemukan bahwa minum dua cangkir kopi berkafein setiap hari dikaitkan dengan penurunan risiko kambuhnya kanker dan kematian kanker usus besar. Perlindungan yang lebih besar bagi mereka mengkonsumsi tiga atau empat cangkir kopi setiap hari.

Sumber: health.com